Ludah Saat Puasa

Puasa, 18 Maret 2025

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Ustadz.

Saya memiliki rasa was-was di saat puasa ini, terutama saat selesai Sahur. Setelah saya bersikat gigi dan kumur-kumur, saya sudah yakin tidak ada apa-apa lagi di mulut saya menjelang puasa. Tapi beberapa menit setelah puasa, kok di mulut saya terasa ada rasa manis, ada rasa asin. Saya sudah buang ludah berkali", rasanya tetap ada Stadz. Saya jadi was-was apakah saya boleh menelan ludahnya Stadz? Kan tidak mungkin saya buang ludah terus menerus. Mohon pencerahannya Stadz.



-- RP (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Apa yang selama anda rasakan, itu in syaa Allah termasuk dalam kategori ragu ragu yang tidak berdampak hukum, artinya tidak memunculkan hukum batal puasa, anda harus melawannya dengan cara banyak dan sering berlindung kepada Allah dan tidak menganggapnya

Dalam fiqih ada kaidah sebagai berikut :

لاَ يُعْتَبَرُ الشَّكُّ بَعْدَ الْفِعْلِ وَمِنْ كَثِيْرِ الشَّكِّ

"Rasa ragu setelah melakukan perbuatan dan rasa ragu dari orang yang sering ragu itu tidak dianggap"

Kaidah ini merupakan cabang atau bagian dari kaidah “keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan sekedar keraguan”.

Secara umum, kaidah ini menjelaskan tentang orang yang mengalami keragu-raguan dalam suatu amalan. Jika rasa ragu itu muncul setelah melakukan suatu amalan, maka rasa itu tidak perlu dihiraukan. Demikian pula, jika rasa ragu itu muncul dari orang yang sering ragu. Jadi, selama anda tidak yakin, hanya sekedar rasanya atau sepertinya, maka tidak perlu anda anggap karena itu in syaa Allah tidak berdampak pada hukum

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA