Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Mohon maaf sudah mengganggu waktunya pa ustad, maaf saya bertanya kembali krna perkara ini sangat membuat saya kebingungan. Saya mengalami tidak bisa menahan kencing, tapi itu terjadi setiap saya habis istinja jadi setiap habis buang air kecil saya mencoba menyelesaikan sampai lama, saya juga sudah melakukan upaya seperti istibra dn jongkok lama, tapi tetap saja ketika selesai ber istinja air kencing itu keluar lagi saya tidak bisa menahannya setelah mencoba keras menahannya, terlebih di saat saya hendak berwudhu akan Shalat, saya sangat lelah pa ustad mengulang2 wudhu krna jika saya bersihkan dan istinja lagi ada yg keluar lagi kencingnya,
Akan tetapi saat saya aktivitas saya tidak merasa keluar air kencing
Saya jadi bingung jika sebelum Shalat saya tidak kencing dan istinja tentu ada sisa najis bekas saya kencing dan istinja sebelumnya (yg selalu keluar setelah istinja) namun jika saya kencing dan istinja pasti keluar lagi kencing itu , hal ini membuat saya kelelahan dan menghabis kan waktu lama di kamar mandi sementara saya memiliki seorang anak kecil yg menangis jika ditinggal terlalu lama,
Saya merasa seperti disisi kana kiri depan belakang tertutup karna selalu keluar kencing saat selelsai istinja sementara saat aktivitas tidak selalu terasa, jika saya tidak istinja dan lngsung Shalat bagaimana dengan sisa kencing yg keluar ketika tadi saya kencing dan istinja terakhir. saya jadi bingung harus bagaimana ,
Apakah ini termasuk najis yang di maafkan ?
Apakah boleh setelah kencing dan istinja lalu wudhu dan keluar kencing lagi namun tetap meneruskan wudhu tanpa harus istinja kembali ? Bgitu juga saat Shalat yg sering keluar kencing, krna setelah kencing dan istinja selalu terasa kencing, apakah jika hal itu trjadi saat Shalat dimaafkan dan Shalat nya tetap sah tanpa harus mengulang wudhu dan Shalat?
Saya mohon dibantu untuk diberikan jawabannya pa ustad sebab ke adaan ini saya sangat lelah, terimakasih maaf sudah merepotkan
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.