Najis

Thaharah, 16 Desember 2025

Pertanyaan:

ustadz saya mau bertanya, jika saya punya kucing lalu suatu hari dia masuk rumah dlm keadaan sebagian badannya basah seperti tercebur di kolam Namun hanya sebagian, lalu saat  di dekati ada bau pesing namun saya merasa basah di badannya itu bukan kencing karna dia tidak pernah seperti itu sebelum nya apalagi sampai badannya. 

1. apakah jika badannya yg basah dan ada bau pesing meskipun saya tidak tau bau pesing itu dari yg basah atau tidak, apakah jika tubuh nya menempel di lantai lantai nya najis ? karna zat nya tidak terlihat, jika saya mencium bau lantai seperti bau debu badannya seperti biasa . 

2. jika itu najis bagaimana saya membersihkannya karna lantai nya tidak bau pesing hanya bau seperti debu di lantai yg kucing itu duduk yg menempel di badannya di hari² biasa karna dia sudah jarang di Rumah ? 

3. jika itu najis apakah saya harus membersihkan satu rumah karna saya tidak melihat najis nya dan kucing ini sudah berjalan masuk kedalam rumah sampai naik ke lantai atas 

ket: dulu saya waswas najis lumayan parah sekarang sudah mulai berkurang namun masih ada sehingga saya mengikuti mahzab malik dalam najis 



-- Ilaa (Surabaya)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Tidak, lantai anda in syaa Allah tidak dihukumi najis dalam kondisi ini.
Dalam mazhab Maliki (dan juga pandangan yang kuat dalam mazhab lain untuk kasus seperti ini), najis yang tidak memiliki 'ain (zat, warna, bau, atau rasa) yang terlihat atau tercium secara jelas tidak perlu dianggap najis, terutama untuk menghindari was-was. anda mencium bau seperti bau debu biasa, bukan bau pesing pada lantai tersebut. 
Prinsip utama dalam mensucikan najis mutawassitah (najis pertengahan, termasuk kencing kucing) adalah hilangnya tiga sifat najis: warna, bau, dan rasa. Jika ketiga sifat ini tidak ada pada lantai, maka lantai tersebut dianggap suci. 
 
Karena lantai tidak berbau pesing (hanya bau debu) dan tidak ada zat najis yang terlihat, anda tidak perlu melakukan tindakan pembersihan khusus. Lantai tersebut sudah dianggap suci. 
Jika anda masih merasa tidak yakin, cukup lap area yang dicurigai dengan kain basah biasa atau pel lantai seperti biasa. Air yang mengalir atau membasuh area tersebut sudah cukup untuk menghilangkan hukum najis jika memang ada najis yang tidak terlihat. Fokuslah pada menghilangkan keraguan di hati anda, bukan pada pembersihan yang berlebihan.
 
Anda sama sekali tidak perlu membersihkan satu rumah.
Mengingat anda mengikuti mazhab Maliki dan sedang mengurangi was-was najis, jangan menyulitkan diri sendiri. Kucing adalah hewan yang sering berada di sekitar kita dan dianggap tidak najis badannya. Najis hanya berpindah jika ada kontak antara benda najis yang basah dengan benda lain yang basah, dan zat najisnya terlihat/terasa/tercium. 
Karena anda tidak melihat bekas najis di tubuh kucing saat dia berjalan masuk dan tidak ada jejak najis di lantai yang dilewatinya, tidak ada dasar syar'i untuk menghukumi seluruh rumah najis. Sikap berlebihan dalam masalah najis dapat menjerumuskan pada was-was yang parah, yang justru dilarang dalam agama. 
Tetap tenang dan yakini kesucian lantai anda berdasarkan prinsip-prinsip yang meringankan dalam Islam untuk menghindari was-was.
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA