Bismillah ustad, Saya sudah hampir setahun ini mengalami was was berlebih dalam bersuci, mulanya krn sering ragu kalo tangan sy sdh bersih apa belum bahkan sy smpe pake berbagai macam sabun spya lebih yakin wangi mana yg paling kuat. Apalagi trkait dg mandi wajib ustad sy lelah skali trus mgulangi mandinya krna tdk yakin apakah sdh trbasuh apa tdk apakah ssuai urutan mandi wajibnya yg mnyebabkan sy jd stress sndiri dan takut ke toilet. Dan ini yg trbaru ustad sy pernah mimpi bersama laki-laki lain tp tdk sampe berbuat yg aneh2 ketika terbangun sy lupa cek apakah ada yg keluar atau tdk krna sy lgsung buang air kecil dan mmang sy pnya kebiasaan keputihan jg jd msh blm bisa membedakan cairan tsb, seketika sy jd ragu ustad apakah sy hrus mandi wajib? Syukron jazakallaah khayran
-- Icca(Bandung)
Jawaban:
Assalaamu 'alaikum wrwb.
Was-was (bisikan setan yang membuat ragu) dalam bersuci adalah masalah serius, namun Islam memberikan jalan keluar yang sangat mudah dan tidak ingin memberatkan umat-Nya.
Berdasarkan situasi yang anda jelaskan, berikut adalah penjelasan fikih dan langkah yang perlu Anda lakukan:
1). Jika dalam mimpi tersebut tidak ada kepuasan/orgasme (klimaks) dan setelah bangun tidak ditemukan cairan mani, maka anda TIDAK WAJIB mandi wajib.
Keputihan, cairan bening (wadi), atau cairan licin akibat syahwat (madzi) yang keluar setelah bermimpi—jika bukan mani yang kental dan keluar dengan memancar/kenikmatan—TIDAK WAJIB mandi wajib.
Jika anda ragu apakah cairan itu mani atau sekadar keputihan, maka tetap suci dan tidak wajib mandi.
Kesimpulan: anda TIDAK WAJIB mandi wajib atas mimpi tersebut, apalagi Anda langsung buang air kecil (yang biasanya menghalangi keluarnya mani).
2). Jika anda sudah mandi, lalu ragu "sudah rata atau belum", abaikan! Keyakinan (sudah mandi) tidak bisa hilang hanya karena keraguan.
Mandi wajib cukup dengan berniat dan meratakan air ke seluruh tubuh (kulit dan rambut). Tidak perlu menggosok-gosok berlebihan atau berulang kali.
Keputihan tidak najis berat. Cukup bersihkan area kemaluan saat buang air, tidak perlu mandi seluruh tubuh.
Mengulang mandi karena was-was adalah perbuatan yang dilarang (bid'ah) dan membuat setan senang. Sekali mandi sudah cukup.
3). Sebahgai solusi, maka sering-sering membaca Ta'awwudz (A'udzu billahi minas syaitanir rajim) dan surat An-Nas.
Islam didasarkan pada keringanan, bukan kesulitan. Allah tidak menuntut kesempurnaan mutlak yang menyiksa diri.
Jika anda sering keputihan, anggap saja itu kebiasaan. Bersihkan, berwudhu, salat. Jangan biarkan was-was membuat anda takut ke toilet,
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya