Haruskah Mandi Wajib?

Thaharah, 11 September 2008

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Ustadz.
Langsung saja, misalkan ada kasus seperti ini:
Sepasang suami istri bercumbu, dan tidak sampai melakukan hubungan seksual yang sebenarnya. Sang suamipun tidak sampai ejakulasi, tetapi sang istri mengeluarkan cairan, dalam arti karena dalam kondisi terangsang.
Pertanyaannya, apakah sang istri harus mandi wajib? dan apakah suami juga harus mandi wajib?
Sebelumnya, terima kasih atas jawaban Ustadz. Wassalamu'alaikum.

-- Ivana (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr wb

Untuk kasus sebagaimana diceritakan, maka suami tidak wajib untuk mandi janabat.

Dan untuk sang istri, maka perlu dikonfirmasi, apakah cairan itu madzi atau mani? Apabila yang keluar sekedar madzi yang disebabkan ia terangsang karena bercumbu tersebut, maka ia tidak wajib mandi, tetapi wajib untuk membersihkan madzi yang keluar, karena madzi tersebut disamping membatalkan wudhu ia adalah najis. Tetapi apabila istri tersebut sampai pada tingkat orgasme, maka cairan tersebut bukan sekedar madzi, tetapi mani, yang karenanya ia wajib mandi janabat.

Wallahu a'lam bishshawab.



-- Agung Cahyadi, MA