Sikap Suami Menurut Islam


Pertanyaan:

assalamualaikum. wr. wb.
salam silaturrahim ustadz,
nama saya indy, saya baru menikah 2 bulan terakhir ini, dimana saya dan isteri saya udah komunikasi selama 7 bulan, dalam perjalanan komunikasi kami perhah khilap melakukan yang dilarang Allah, namun semenjak itu saya berniat untuk menikahinya dan alhamdulillah kamipun sekarang udah syah menjadi suami isteri dalam 2 bulan terakhir ini. namun yang membuat saya bingung baru 1 minggu kami menikah dia sudah ngidam dan tidak haid lagi, ketika saya mau periksa dia kedokter dia tidak mau lalu dia mengajak saya bicara bahwa sebelum nikah dia ada berhubungan dengan laki-laki lain?

ustadz, yang mau saya tanyakan ?
1. sikap apa yang harus saya ambil menurut hukum islam?
2. bagaimana sikap saya karena dia mau menggugurkan kandungannya?

terimakasih atas jaawaban ustadz.







-- Indy (Kalimantan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Kalau dipastikan bahwa kehamilan ( dengan laki-laki lain ) tersebut telah terjadi sebelum akad nikah, maka nikah anda dengan wanita tersebut tidak sah secara Islam, karena wanita pezina tidak boleh dinikahi kecuali oleh laki-laki yang menzinainya ( QS. 24 : 3 )

Oleh karenanya, anda wajib untuk menjauhinya, karena ia adalah wanita asing yang bukan mahrom anda

Kalaupun nanti, anda tetap berkeinginan untuk menjadikannya sebagai istri, maka harus dipastinya ia telah melahirkan anaknya dan telah bertaubat dari dosa zinanya, kemudian diproses untuk nikah dengan akad baru dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagaimana anda akad dahulu 

Sementara menggugurkan kandungan ( meskipun dari hasil hubungan zina ) hukumnya adalah haram, karenanya anda wajib untuk mencegahnya dari niat buruknya tersebut 

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan membimbing kita semua kejalan yang diridhoi-Nya 

Wallahu a'lam bishshawab

Wassalaamu 'alaikum wrwb. 



-- Agung Cahyadi, MA