STMJ(Solat Terus Maksiat Jalan)

Akhlaq, 20 Juli 2013

Pertanyaan:

Assalamuallaikum..
Pak Ustadz,saya mau tanyakan bagaimana hukumnya jika seseorang melakukan maksiat namun sholat dan ibadah2 lainnya tidak pernah berhenti.
contoh maksiatnya adalah kahwin tangan atau dengan kata lain"onani". Ketika syahwat itu datang dan kita sudah mencoba untuk tidak terpengaruh dengan syahwat itu namun tetap saja terjadi. Itu bagaimana hukumnya pak? mohon penjelasannya. Terima kasih.
Wassalamuallaikum.

-- Ahmad Bakrie (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Semua ibadah termasuk shalat, apabila dilaksanakan dengan benar sesuai dengan aturannya, pasti akan menjadikan pelakunya menjadi baik, karena itu adalah janji Allah dan Allah itu tidak akan pernah mengingkari janjinya ( QS.29:45 )

Oleh karena itu, maka jika seseorang sudah rajin beribadah, akan tetapi ia masih banyak melakukan kemaksiatan, maka seyogyanya ia segera meng-evaluasi ibadahnya, barangkali ada aturan-aturan ibadah yang belum dipenuhinya, sehingga ibadahnya belum bisa mencegahnya dari kemaksiatan (keikhlasannya, atau trukunnya atau syaratnya atau yang lainnya ?), termasuk zina tangan/onani, itu adalah kemasiatan yang salah satu terapinya dengan berpuasa, maka kalau saja puasanya benar, semestinya ia tidak akan lagi melakukan onani

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan membimbing kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu'alaikum wrwb. 



-- Agung Cahyadi, MA