Waswas Niat

Sholat, 20 Agustus 2013

Pertanyaan:

Assalamualaikum wrwb. Mohon nasihatnya akhir-akhir ini saya punya masalah serius dalam niat sholat, saya punya kebiasaan mengulang-ulang takbirotul ihram karena awalnya saya punya pemahaman bahwa waktu niat itu ketika takbirotulihram tapi bagi saya hal itu sangat menyulitkan. Setelah mencari beberapa informasi terutama dari internet ternyata niat itu boleh hadir sebelum takbir, tapi saya masih bingung apakah menghadirkan niat itu boleh agak lama sebelum takbir karena dari informasi tersebut ada yang memberi contoh "ketika Anda hendak shalat dzuhur, Anda mengambil wudhu kemudian berangkat ke masjid di siang hari yang panas, sampai Anda melaksanakan shalat, tentu Anda sudah dianggap berniat".Dari contoh ini berarti niat boleh hadir agak lama sebelum takbir, bahkan kemungkinan terselang oleh obrolan/kegiatan lain. Saya mencoba mengamalkan menghadirkan niat sebelum takbir dan berupaya untuk takbir satu kali saja tapi kadang-kadang gagal, apabila takbir pertama gagal apakah niat yang semula dihadirkan itu batal tidak ? bila batal berarti harus menghadirkan niat kembali lalu takbir lagi kemudian gagal lagi begitulah permasalahan yang saya alami sehingga kadang saya malas untuk sholat, saya iri melihat orang lain kalau sholat sangat ringan tidak seperti saya, mohon pak ustad memberi nasehat, kalau berkenan boleh minta no telp yang bisa dihubungi, terimakasih atas perhatiannya wassalam.

-- Mr X (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Niat dalam ibadah tidaklah harus untuk diucapkan dengan lisan, tetapi cukup dalam hati saja, dan niat dalam sholat boleh berbarengan dengan takbirotul ihrom atau sebelum takbir, oleh karenanya apabila anda sebelum takbir, sudah menetapkan dalam hati untuk shalat dhuhur misalnya, dan kemudian anda takbir setelah itu, maka semestinya tidak lagi perlu untuk diulang kembali

Pengulangan-pengulangan sebagaimana anda lakukan tersebut adalah bagian dari waswas, dan waswas itu adalah penyakit yang bisa jadi gagguan dari syetan, yang karenanya harus anda lawan dengan tidak mengulang kembali ketika penyakit tersebut datang

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA