Hukum Mengganti Mas Kawin

Pernikahan & Keluarga, 27 September 2013

Pertanyaan:

Yang Terhormat Al-Ustadz rubik Konsultasi Syariah

Saya mempunyai pertanyaan mengenai, "Bagaimana Hukum Mengembalikan Mas Kawin Yang Dipinjam Untuk Dijual".

Al-Ustadz yang dimuliakan Allah SWT, dua bulan yang lalu saya meminjam mas kawin istri saya dengan tujuan untuk membiayai kredit angsuran saya.
Saya membeli mas kawin tersebut total seharga +-Rp 3.600.000,00. Kemudian saya menjual semua mas kawin tersebut seharga +-Rp 1.400.000,00.
Harga tersebut mengalami keturunan yang cukup signifikan, saya juga kurang mengerti bagaimana para pedagang emas menghitung harga emas dan keuntungannya. Saya sempat berat juga untuk menjual, dikarenakan saya butuh apa boleh buat.

Yang jadi pertanyaan saya adalah Harga manakah yang menjadi patokan saya untuk mengganti Mas Kawin istri saya tersebut.

Terima Kasih
Jazakumullah

-- Rizky Akbar (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Pinjam meminjam dalam Islam, tidak boleh ada tambanhan atau pengurangan, karena akan bermakna riba yang diharamkan. Seorang peminjam harus mengembalikan pinjamannya dengan jumlah yang sama dengan nominal yang dipinjamnya

Dan oleh karena yang anda pinjam kepada istri adalah mas kawin yang bentuknya adalah " emas ", maka saat anda mau mengembalikan pinjaman anda tersebut, anda berkewajiban untuk mengembalikan emas dengan berat yang sama dengan emas yang anda pinjam. dan bukan dengan memperhitungankan dengan harga emas saat beli atau saat jual

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA