Assalaamu 'alaikum wrwb.
Diantara konskwensi iman yang benar adalah iman kepada Allah dan Rasulnya dengan tidak ada keraguan sedikitpun (QS. 49:15)
Apabila satu diantara keduanya ( Allah atau Rasul-Nya) didustakan, maka ia telah kafir
Untuk itu, apabila kita mendapakan seorang yang medustakan Rasululah saw, maka kita berkewajiban untuk menjelaskannya dengan cara yang baik, dengan harapan ia kembali kejalan yang benar dengan tidak lagi mendustakannya
Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya
Wallahu a'lm bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.