Perbedaan Menyembah Dan Ibadah

Lain-lain, 22 Agustus 2020

Pertanyaan:

ASSALAMUALAIKUM USTAD MAU TANYA APAKAH RITUAL MENYEMBAH ALLOH ITU HANYA ADA DI DALAM SHOLAT DAN APAKAH RITUAL LAINNYA SEPERTI PUASA ZAKAT HAJI DLL DALAM ISLAM BAIK YANG BERSIFAT BATIN DAN DOHIR  JUGA DI NAMAKAN MENYEMBAH ALLOH DAN APA MAKNA MENYEMBAH DALAM ISLAM

 



-- Ali Mukti (Surabaya)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Menyembah berasal dari kata “sembah”. Sembah menurut KBBI :  sembah/sem·bah/ n 1 pernyataan hormat dan khidmat (dinyatakan dengan cara menangkupkan kedua belah tangan atau menyusun jari sepuluh, lalu mengangkatnya hingga ke bawah dagu atau dengan menyentuhkan ibu jari ke hidung) 

Dari kata sembah itupula lahir  istilah sembahyang yang maksudnya adalah shalat. Dulu  wali songo berdakwah dengan pendekatan budaya yang ada dan berkembang pada masa itu. Orang jawa menyebut ibadah shalat (bahasa arab) dengan sembahyang (bahasa jawa) sebagai pengaruh dari pendekatan dakwah kultural.

Menyembah tidak mewakili seluruh ritual lahir dan batin dalam islam. Menyembah hanya mewakili salah satu ritual saja, yaitu shalat, karena itu kata menyembah lebih tepat jika diganti  kata ibadah, sebagai penyebutan untuk semua ritual,baik ritual yang  fisik seperti shalat, puasa dan haji, atau ritual batin seperti dzikir, atau ritual yang melibatkan harta seperti zakat dan shadaqah.

Hal itu sesuai dengan tujuan Allah menciptakan manusia,yaitu ibadah. Jin dan manusia diciptakan dengan tujuan agar mereka hanya beribadah kepada Allah semata. Dengan demikian semua aktifitas setiap harinya harus bernilai ibadah, mulai bangun tidur sampai tidur kembali. Allah berfirman :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

Wallahu alam bishowab (as)



-- Amin Syukroni, Lc