Suami Tidak Mau Komunikasi

Lain-lain, 11 April 2021

Pertanyaan:

Saya mau berkonsultasi masalah komunikasi dalam rumah tangga,sy sdh menikah 13 tahun tetapi suami jarang berkomunikasi,komunikasi searah,istri terus yang harus banyak bertanya,saat diajak diskusi sharing masalah anak malah pura2 pergi,kabur,menghindar kalau diajak ngobrol,tidak mau menatap,sibuk mengerjakan sesuatu smbil pergi.gesture nya menghindar terus,seharian klo tdk ditanya diam saja,sampai pernah ngambil kartu bpjs anak di dompet saja tidak mau ngomong,jadi waktu saya bawa anak berobat ke rumah sakit,kartu tidak ada...jadi hal2 sepele seperti itu saja tidak mau ngomong,,seperti alergi & anti komunikasi sama istri.pernah 1 tahun jg diem dieman ga ngomong sama sekali...saya sebenarnya sdh malas menjalaninpernikahan tidak sehat inj



-- Sinta Fresia (Jakarta)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Berkomunikasi adalah kebutuhan setiap orang untuk bisa menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya. Berkomunikasi yang paling umum pada manusia normal adalah lewat berbicara secara lisan, alat kunikasi pendudukungnya adalah lewat bahasa tubuh.

Kebutuhan perempuan untuk berbicara secara verbal atau secara lisan lebih banyak dibandingkan dengan pria. Perempuan butuh berbicara 21.000 kata perhari,sementara laki-laki hanya membutuhkan 5.000 kata saja perhari. Dengan demikian bisa difahami jika laki-laki tidak banyak bicara.

Dalam sebuah keluarga yang dihuni oleh pasangan suami dan istri serta anak, maka akan terasa sepi sekali dan membosankan jika tidak terjadi komunikasi yang sehat dan intensif. Terkait dengan sikap suami yang Anda tanyakan, memunculkan pertanyaan lain, yaitu apakah dia sulit berkomunikasi dengan semua oarang atau hanya kepada Anda saja?

Jika gaya komunikasinya kepada orang lain seperti itu juga,maka hal itu bisa jadi merupakan karakter dasar dia, bukan karena dia enggan untuk berkomukasi dengan Anda. menyikapi hal itu pikihannya adalah Anda bersabar dengan kondisi seperti itu, toh Anda telah cukup bersabar lebih dari 13 tahun. Semoga kesabaran Anda membuahkan kebaikan. Untuk bisa lebih bersabar maka cobalah terima itu sebagai kenyataan hidup yang harus Anda terima. Dan carilah kebaikan-kebaikan orang yang irit bicara, salah satunya adalah bahwa kecelakaan terbesar pada manusia adalah disebabkan oleh tergelincirnya lisan.

Tapi jika dia hanya melakukan hal itu kepada diri Anda saja, maka perlu dicarian solusinya.

  1. Sampaikan bahwa perasaan Anda kepadanya. Pastikan suami Anda tahu bahwa Anda membutuhkan dia berubah dalam cara dia berkomunikasi.
  2. Selanjutnya asah kelihaian Anda untuk membuatnya berbicara, Anda bisa coba mengajak dia berdialog pada soal-soal ringan dan lucu, Anda bisa mengawali berdialog dan memancing responnya dan sekali waktu Anda juga bisa sedikit “marah “ atas sikapnya itu, Anda perlu sedikit memaksanya untuk berbicara.

Jika Anda tidak pernah menyampaikan secara terus terang, bahwa Anda membutuhkannya mengubah gaya komunikasinya maka dia akan mengganggap bahwa hal itu bukan masalah buat Anda. Selanjutnya pancinglah dan ajak dia bercengkrama dan berdialog saat situasi santai seperti saat belanja bersama, berwisata bersama dan berjalan bersama sekeluarga. Jangan hanya hanya mengajaknya berkomunikasi pada hal-ha yang serius saja, seperti membicarakan masa depan anak dan lain-lain. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc