Suami Suka Menonton Video Porno

Akhlaq, 30 September 2021

Pertanyaan:

Asslmkm wr.wb

Saya seorang ibu dari 3..ketika hamil anak ke 3 saya ngintip suami saya yang sedang mandi dari jendela,karena curiga kalau mandi suka lama..hampir stengah jam kalau di kamar mandi.

Diam diam saya merekam suami saya yang sedang dikamar mandi..eh ternyata dia menonton video porno sambil masturbasi.dari kecurigaan saya terus bertambah..ketika dia tidur..diam diam saya buka hpnya..vidio nya dia simpan di brangkas file..saya bongkar pake aplikasi..ternyata dia mengkoleksi vidio sebanyak 22 file.astahhfirulloh.

Saya langsung menghapus semua vidio nya..maulihat reaksinya besok seperti apa..eh dia sepertinya tidak sadar.

Saya sangat bingung bagaimana cara mengingatkan suami saya.karena jujur..saya merasa jijik kalau mau berhubungan suami istri.saya juga takut kebiasaan menonton vidio itu ditiru anak anak saya 

Mohon bantuannya.

Asslmkm wr wb

 



-- Imas (Cianjur)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Seseorang melakukan sesuatu pasti ada sebab dan alasan yang mendorongnya. Tidak ada suatu perbuatan baik maupun yang buruk terjadi tanpa sebab dan tanpa alasan. Sebelum anda membuat kesimpulan dan vonis atas apa yang dilakukan oleh suami anda, sebaiknya anda mencoba menggali dan mencari penyebab dia menonton video dan menyimpan koleksinya.

Apakah penyebabnya ada kaitannya dengan layanan anda kepadanya, atau ada kaitannya dengan kehamilan anak ketiga anda, atau murni kesalahan suami anda. Apakah perilaku itu telah ada sejak lama ataukah hal itu baru sekarang saja terjadi? Semua pertanyaan itu perlu dicari jawabannya yang tepat, agar bisa mendapatkan kesimpulan yang tepat pula. Sehingga anda bisa menasehatinya dengan tepat.

Nasehat yang tepat akan mempercepat perubahan perilaku menyimpang menjadi perilaku yang lurus dan baik. Nasehat bisa anda sampaikan sendiri atau anda bisa meminta tolong orang lain. Tetapi berhati-berhatilah jika anda meminta tolong orang lain untuk menasehatinya, jangan sampai dia mengetahhui bahwa anda meminta tolong untuk menasehatinya, karena hal itu akan membuatnya malu. Berikut beberapa cara menasehati orang lain, antara lain.

  1. Lakukan nasehat dengan bijaksana. Yaitu nasehat yang memperhatikan ketepatan waktu, situasi, tutur kata dan cara.
  2. Nasehat secara tidak langsung lebih mengena dan lebih menjaga harga diri. Contoh, ajaklah diskusi tentang cara menghindarkan anak dari perbuatan zina atau pacaran. Mintalah pendapatnya tentang cara agar anak-anak nantinya ketika dewasa terhindar dari perbuatan zina, pacaran dan lain-lain. Pertanyaan anda itu seakan-akan meminta pendapat, tapi secara tidak langsung menusuk perasaan dan pikirannya.
  3. Bangkitkan kesadarannya bahwa perbuatan menonton video porno itu tidak baik. Anda bisa mengambil inspirasi dari kisah Rasulullah yang menyadarkan orang yang meminta ijin untuk berzina dengan pertanyaan-pertanyaan yang menohok akal sehatnya. “ bagaimana perasaanmu jika anakmu dizinahi orang lain….”

Anda bisa membuat pertanyaan serupa dengan yang dilakukan oleh Rasulullah, misal:” mas, apa yang akan mas lakukan, jika anak-anak kita nonton video dewasa ?”.  Kalau suami anda tidak menjawab, jangan paksa dia menjawabnya, biarkan saja dia memikirkannya sendiri.

Disamping upaya mengubah perilakunya dengan nasehat, anda bisa mengubahnya dengan berdoa kepada Allah agar dia kembali kepada jalan yang baik. Demikian yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc