Sholat Jumat

Sholat, 11 Maret 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum pak ustadz ijin bertanya. Suami saya setiap sholat jumat berangkatnya selalu mepet2 (pas adzan dikumandangkan atau bahkan setelahnya) sampai di masjid imam sdh ceramah di mimbar. sedangkan yg saya tau laki- laki kalau sholat jumat berangkatnya sebelum adzan sdh harus sampai masjid. bagaimana hukumnya hal tsb? apakah hal ini bisa mengurangi pahala?trm kasih atas jawabannya.waalaikumsalam wr wb



-- Diana (Kediri)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Dalam sebuah hadits shahih riewayat Imam Bukhari, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

إذا كان يومُ الجمعةِ كان على كلِّ بابٍ من أبوابِ المسجدِ الملائكة يكتبون الأولَ فالأولَ، فإذا جلس الإمامُ طوَوُا الصحفَ وجاؤوا يستمعون الذكرَ.

“Apabila hari Jumat tiba maka akan ada para malaikat di setiap pintu-pintu masjid. Mereka akan mencatat setiap orang yang datang dari yang pertama, lalu berikutnya dan berikutnya. Hingga ketika Imam telah naik di mimbarnya para malaikat pun menutup catatan-catatannya, lalu mereka ikut mendengarkan khutbah.” (HR. Bukhari)

Diantara pelajaran yang bisa kita ambil dari hadits ini adalah bahwa Rasulullah saw memberikan motivasi kepada yang mau melaksanakan shalat Jum'at untuk hadir lebih awal dan tidak terlambat, Semakin awal akan semakin baik, karena berdasarkan teks hadits tersebut, bahwa yang telah (setelah imam berkhuthbah), maka ia tidak mendapatkan catatan khusus dari malaikat.

Berdasarkan penjelasan para Ulama, bahwa ketika Jum'atan ada 3 malaikat yang mencatat amal manusia,

1). Dua malaikat pencatat amal baik dan buruk, yang selalu menyertai manusia

2). Malaikat yang berjaga di pintu masjid, mencatat setiap mereka yang datang sebelum khatib naik mimbar, sesuai urutannya.

Maka ketika seorang datang terlambat disaat khatib sudah naik mimbar, maka orang ini tidak mendapatkan catatan jenis yang kedua, yaitu catatan dari malaikat yang berjaga di depan pintu masjid. Namun setiap amalnya tetap dicatat malaikat pencatat amal..

Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan hadits Abu Hurairah di atas,

المراد بطي الصحف طي صحف الفضائل المتعلقة بالمبادرة إلى الجمعة دون غيرها من سماع الخطبة وإدراك الصلاة والذكر والدعاء والخشوع ونحو ذلك فإنه يكتبه الحافظان قطعاً

Yang dimaksud malaikat menutup catatan ketika khatib naik mimbar adalah catatan berkaitan dengan keutamaan bersegera menuju jumatan, dan bukan catatan amal lainnya. Sementara amal mendengarkan khutbah, melaksanakan shalat, dzikir, berdoa, khusyu ketika ibadah atau semacamnya, semuanya dicatat oleh dua malaikat pencatat amal. (Fathul Bari, 2/367)

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka bagi seorang yang terlambat datang ke Jumatan, sehingga Imam sudah menaiki mimbar, maka banyak keutamaan yang akan hilang darinya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA