Lafadz Iqomah

Sholat, 6 April 2022

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum tadz,.. 

saya pernah menjumpai salah satu saudara kita iqomah dengan lafadz "Allahu Akbar 1x " bagaimana Hukumnya?? sedangkan saya terbiasa mendengarkan iqomah dengan Lafdz Allahu Akbar 2x, 

Sukron, Jazakallah Tadz,..



-- Zuma (Tegal)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa lafadz iqamah berbeda dengan lafadz adzan. Ketentuan umum mengenai lafadz iqamah, disebutkan dalam hadits dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan :

أُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ، وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ

Bilal diperintahkan untuk menggenapkan adzan dan mengganjilkan iqamah. (HR. Muslim, Ahmad dan yang lainnya)

Mengenai rinciannya, dinyatakan dalam hadits dari Abdullah bin Zaid Radhiyallahu ‘anhu – beliau adalah sahabat yang diajari adzan dan iqamah dalam mimpinya. Dan mimpi ini dibenarkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sahabat Abdullah bin Zaid menceritakan :

وَتَقُولُ إِذَا أَقَمْتَ الصَّلَاةَ : اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ، أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ ، قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ ، قَدْ قَامَتْ الصَّلاةُ ، اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

Dan ketika iqamah, ucapkanlah,

Allahu akbar.. Allahu akbar…

Asyhadu allaa ilaaha illallaaah…

Asyhadu anna muhammadar rasulullah…

Hayya ‘alas shalah…

Hayya ‘alal falaah…

Qad qaamatis shalaah.. Qad qaamatis shalaah..

Allahu akbar.. Allahu akbar…

Laa ilaaha illallaah…

Lafadz iqamah ini yang dijadikan acuan pendapat mayoritas ulama, diantaranya Imam Malik, Imam as-Syafii, dan Imam Ahmad. Hanya saja, Imam Malik mengatakan bahwa qad qaamatis shalaah dibaca sekali.

Dinyatakan dalam kitab al-Bayan fi Madzhab al-Imam as-Syafii,

فرع: عدد كلمات الإقامة: وأما الإقامة: فإنها إحدى عشر كلمة في القول الجديد: التكبير مرتان، والشهادة مرتان، والدعاء إلى الصلاة مرة، والدعاء إلى الفلاح مرة، ولفظ الإقامة مرتان، والتكبير مرتان، والتهليل مرة. وبهذا قال الأوزاعي، وأحمد، وإسحاق، وأبو ثور..

Penjelasan tentang jumlah iqamah.

Untuk iqamah, jumlahnya 11 kalimat menurut qoul jadid (pendapat Imam as-Sayfii setelah pindah ke Mesir). Takbir 2 kali, syahadat 2 kali, ajakan shalat sekali, ajakan untuk meraih kebahagiaan sekali, lafadz qad qaamatis shalah 2 kali, takbir 2 kali, dan tahliln sekali. Ini merupakan pendapat al-Auza’I, Ahmad, Ishaq bin Rahuyah, dan Abu Tsaur… (al-Bayan fi Madzhab al-Imam as-Syafii, 2/66).

Berdasarkan keterangan di atas, takbir iqamah yang lebih tepat dibaca 2 kali. Dan ini semakna dengan mewitirkan iqamah seperti yang disebutkan dalam hadits. Karena takbir di bagian awal adzan dibaca 4 kali. Berarti iqamah separuh adzan, sehingga takbirnya tetap 2 kali.

Demikian, semoga SAllah berkenan untuk senantiasa memberikan kemudahan, taiufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA