Zakat Untuk Tabungan Bersama Keluarga

Zakat, 24 April 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum redaksi
 
Kami memiliki sejumlah uang simpanan yang sudah mencapai nisab senilai 114 juta rupiah (12 juta sedang dihutang oleh orang lain, jadi sisa uang simpanan 102 juta). Uang simpanan itu adalah gabungan dari uang suami, isteri dan 3 orang anak yang masih kecil-kecil. Kami tidak mengetahui berapa jumlah pasti uang kami masing- masing dalam uang simpanan tersebut, tetapi memang 80% dari uang tersebut adalah milik 3 anak kami yang mereka dapat dari pemberian pemerintah negara tempat kami domisili secara rutin setiap 3 bulan sekali, sebagai informasi kami tinggal di LN.
 
Apakah uang tersebut wajib dizakati? Jika harta tersebut  dipisah maka tidak ada satupun dari uang kami berlima yang sudah mencapai nisab, dan kami pun tidak tau jumlah pasti uang kami masing-masing. Jika wajib dizakati apakah dihitung 2,5% dari 102 juta atau dari 114 juta? Karena piutang 12 juta bukan piutang jatuh tempo karena saudara yang minjam dan tidak ada perjanjian kapan dibayar.
 
Mohon jawabannya, terima kasih sebelumnya, wassalamualaikum warahmatullah
 
Salam
Saras


-- Saras (Banda Aceh)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Zakat itu diwajibkan atas seorang muslim yang hartanya telah mencapai nishob dan telah berumur satu tahun (hijriyah) dan dimilikinya secara penuh, tidak ada kaitan dengan hak orang lain, dalam arti zakat itu diwajibkan atas harta personal dan bukan harta kolektif.

Berdasarkan hal tersebut diatas dan berdasarkan penjelasan anda, maka tabungan senilai 114 juta Rupiah tersebiut belum terkena wajib zakat, karena harta tersebut milik bersama, yang apabila dipisahkan sesuai kepemilikan masing masing belum mencapai nishob.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA