Sikap Anak Jika Ayah Selingkuh

Fiqih Muamalah, 6 November 2023

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz, izin bertanya.. Saya seorang anak dari ayah yang suka selingkuh dari saya masih kecil sekitar umur 8 tahun hingga saat ini saya berusia 26 tahun.. Izin bertanya ustadz : 

1. Ibu saya dulu pernah curiga dan ayah saya ketahuan ternyata selingkuh dari chatingan, karena panggil mama papa dengan orang lain dan kasih perhatian lebih ke selingkuhan tersebut, tapi ayah saya bilang engga engga terus ustadz, dan setelah kejadian itu ayah saya menutupi itu semua dengan sholat di musholla terus menerus dan mendengarkan ceramah sehingga ibu saya berpikir bahwa ayah saya sudah berubah padahal tidak, karena sampai saat ini masih selingkuh dengan perempuan lain.. Itu bagaimana sholat yang ayah saya kerjakan, apakah di terima oleh Allah? Karena di lain sisi, ayah saya sudah berbohong dengan ibu saya, dan berselingkuh juga selama bertahun-tahun

2. Apakah boleh di ceritakan ke keluarga ayah saja tentang masalah ini agar mendapatkan solusi dan berharap ayah saya berubah tidak seperti itu lagi? Karena ayah saya lebih mendengarkan jika dari pihak keluarga ayah yang ngomong dan apabila suami saya bertanya masalah ini, apakah saya boleh cerita ke suami saya tentang masalah ini? Karena selama bertahun-tahun saya pendam terus ustadz, dan masalah ini ibu saya juga tidak tau, jadi yang tau hanya saya dan adik saya saja.. Jika memang tidak boleh di ceritakan, saya harus bagaimana sebagai anak ustadz?

3. Dan kalau saya dan adik saya hanya diam saja dan berdoa kepada Allah, agar Allah saja yang membalas semua ini, apakah saya dan adik saya dosa sebagai anak? Karena sudah menutupi dan membiarkan perselingkuhan ayah saya ini.. Mohon solusi ustadz, terima kasih, Wassalamualaikum



-- Rzka (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Anda dan adik anda yang mengetahui kemungkaran ayah kalian, tentu tidak boleh hanya diam dan berdoa saja, kalian wajib untuk merubah kemungkaran tersebut, pertama dengan lisan kalian dengan cara menyampaikan kepada ayah dengan cara yang bijak dan lemah lembut agar ayah bersegera meninggalkan kemungkarannya, atau kalau tidak mungkin anda bisa meminta tolong fihak ketiga dalam hal ini kepada keluarga ayah yang anda yakini lebih didengar nasehatnya

Disamping upaya tersebut, anda juga wajib untuk senantiasa berdoa dengan sungguh sungguh kepada Allah agar Allah berkenan untuk memberikan hidayah kepada ayah anda

Adapun ibadah sholat yang selama ini juga dikerjakan oleh ayah anda, saya khawatir tidak sempurnya (mungkin aturan shalatnya yang belum benar; syarat, rukun dan wajib2nya atapun mungkin keikhlasannya), karena kalau shalat seseorang itu benar, maka mestinya ia akan jauh dari perbuatan keji dan mungkar (QS. 29:45)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA