Apakah Ini Gibah?

Akhlaq, 21 Maret 2024

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr. Wb 

saya ingin bertanya, saat sedang buka puasa bersama keluarga, saya ngobrol dengan ibu saya, kalau saya tadi nyobain mie yg dibuat adik saya ternyata pedas bgt. ini percakapan saya & ibu, kurang lebih spt ini:

Saya: tadi nyobain dikit bgt, tpi pedes 
Ibu: ya dia mah emng suka pedes (adik saya)

ibu: anak nya si A mah ga suka pedes udh gede juga, dikit juga ga suka

saya: bisa jadi karena lambung, soalnya ada org ga suka pedes slh satunya karena lambungnya ga kuat, bkn berarti ga suka pedes

ibu: ya sih bsa jadi

apakah ini termasuk gibah? Niat saya tdk mengarah kesana, saya hanya mengerem pembicaraan ibu saya mengenai anak si A yg ga suka pedes, dengan kasih contoh alasan knp org ga suka pedes

 

 



-- Hamba Allah (Karawang)

Jawaban:

 Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ghibah itu adalah menggunjing aib orang lain yang apabila yang digunjing itu mengetahuinya, maka ia tidak menyukainya. Pengertian ini didasarkan  dari penjelasan Rasulullah berikut ini:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ قَالَ إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bertanya: “Tahukah kamu, apakah ghibah itu?” Para sahabat menjawab; ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.’ Kemudian Rasulullah SAW bersabda: ‘Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.’ Seseorang bertanya; ‘Ya Rasulullah, bagaimanakah menurut engkau apabila orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan yang saya ucapkan? ‘  Beliau berkata: ‘Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu ada padanya, maka berarti kamu telah menggunjingnya. Dan apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah membuat-buat kebohongan terhadapnya.’ (HR. Bukhari, Muslim dan yang lainnya)

Adapun apa yang telah terjadi antara anda dan ibu sebagaimana yang anda sebutkan itu bukanlah ghibah yang diharamkan, itu sekedar bercerita tentang kebisaan yang ada di saudara anda

Demikian, semoga Allah bertkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA