Mengunakan Kursi Roda Di Masjid

Sholat, 26 Maret 2024

Pertanyaan:

Saya mempunyai anak berusia 10 tahun yang qodarulloh tertimpa musibah kakinya patah sehingga tidak bisa berjalan dan harus menggunakan kursi roda. 
 
Sebelumnya anak saya terbiasa untuk sholat ke masjid Nurul Hasanah Puri Serang Hijau sendiri baik Dzuhur, Ashar atau Magrib. Karena keterbatasannya saat ini maka dia jarang ke masjid
 
Pada tanggal 24 Maret 2024, anak saya mengajak ke masjid, Kangen katanya sholat di masjid. Akhrnya saya ajak ke Masjid untuk menunaikan sholat Dzuhur. Setelah selesai Shoat Dzhuhur dan Sholat Ba'da nya... tiba-tiba saya dipanggil oleh ketua DKM dan pengurusnya berjumlah 4 orang termasuk ketua nya. Mereka menegur saya untuk tidak membawa kursi roda ke dalam Masjd karena potensi membawa Najis. Saat itu juga saya agak sediit marah... karena sebelumnya pernah masuk dan tidak ada teguran. Saat itu saya tidak sempat menanyakan apa dalil nya ? Bukan kan Kata "POTENSI" masih berupa persangkaan, dan bukan kepastian. Kecuali memang jelas ada najis di situ dan terlihat tentunya saya akan membersihkan terlebih dahulu atau mungkin tidak jadi masuk kalau najis nya banyak. Saya tawarkan saat itu nanti akan saya lap terlebuh dahulu tetapi tetap idak boleh. Bahkan ada salah satu pengurus yang berbicara " anaknya kan belum baligh pak... jadi di rumah saja..". Bukankah nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk mngajarkan anak kita sholat saat umur7 tahun dan boleh memukulkan saat berusia 10 Tahun.
 
Mohon Masukannya atas kasus ini. Saya membayarkan, bukankan Islam memberi agama yang banyak kemudahan, bukan banyak kesulitan. Bagaimana Nasib para tuna daksa yang selama hidupnya harus menggunakan kursi roda. Mereka tentunya sangat sedih karena TIDAK BISA MEIKMATI SHOLAT DI MASJID DENGAN KETERBATASANNYA.
 
Mohon saran dan masukannya karena ini sangat mengganjal sekali. Terima Kasih
Dadang Ahmad Djunaedi 
Puri Serang Hijau Blok E3/17 RT 001/013
Cipocok Jaya Serang - Banten


-- Dadang Ahmad (Serang)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Benar, Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarka kepada ummatnya yang mempunyai anak agar membiasakan anak2 mereka untuk shalat semenjak berumur 7 tahun.

Dan untuk membiasakan anak bapak shalat berjamaah di Masjid dengan kondisi khusus sebagaimana anda kisahkan, maka sebaiknya anda komunikasikan dengan fihak pengurus masjid secara khusus dengan mendatanginya diluar waktu shalat untuk menyampaikan maksud mengajari anak tersebut dengan cara yang bijak

Demikian, semoga Allah bertkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA