Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Ustadz.
saya ingin berkonsultasi permasalahan. Saya pernah membohongi (tanpa merugikan materi) kepada beberapa orang dan kebohongan itu saya pendam dalam jangka waktu yang lama. Namun, kemarin saya sudah mengakui kesalahan atas kebohongan saya dan meminta maaf secara tulus dan serius berulang kali kepada mereka dengan memberikan alasan serta penjelasa, serta saya berjanji tidak mengulangi hal serupa.
Tetapi saya takut ustadz, takut saya tidak dimaafkan. Saya juga sangat takut aib kebohongan saya dipaparkan di media sosial oleh mereka. Bagaimana yang harus saya lakukan ustadz?
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Kebohongan yang telah anda lakukan sebagaimana anda sebutkan itu adalah sebuah kesalahan dan berdosa, yang karenanya anda harus bersegera untuk taubat kepada Allah dan meminta maaf kepada yang anda bohongi tersebut.
Adapun kalau orang yang anda telah bohongi ternyata tidak mau memaafkan, maka itu bukan urusan anda, kewajiban anda adalah melakukan proses meminta maaf adapun hasil dari proses yang anda lakukan itu bukan urusan anda, dan yang akan Allah nilai itu adalah hanya prosesnya dari dan bukan hasilnya.
Dan kalau anda sudah meminta maaf, ternyata justru orang tersebut menyebarkan keburukan anda, maka justru anda akan mendapatkan kebaikan, karena Allah akan mengambil amal kebaikan orang yang menyebarkan keburukan orang lain untuk diberikan kepada orang yang keburukannya disebarkan. Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.