Assalamualaikum
Mohon pencerahan, apa kewajiban seorang muslim yang punya salah dan bertobat, dalam hal minta maaf kepada yg didzolimi? Apakah kewajibannya gugur sampai ybs minta maaf, atau sampai permohonan maafnya diterima/diampuni oleh yang didzolimi? Bila tidak diampuni di dunia meski sudah bersungguh² minta maaf dan menyesali perbuatannya kepada yg didzolimi, bagaimana kondisinya ketika di hari akhir? Apakah tidak diampuni oleh Allah SWT? Terima kasih, Wassalam
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Manusia adalah makhluk yang tidak luput dari salah dan lupa. Sebagai manusia biasa, seringkali kita melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Ketika seorang hamba menyadari telah melakukan kesalahan atau dosa kepada Allah, cara terbaik dan benar adalah segera beristigfar atau memohon ampun dan berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Itulah ciri orang beriman jika bertaubat. Ampunan Allah begitu luas kepada setiap hamba-Nya.
Jika seorang hamba mempunyai kesalahan kepada orang lain, urusannya bukan sekadar memohon ampun kepada Allah, melainkan harus menyelesaikan masalah tersebut dengan cara meminta maaf kepada orang yang telah dizalimi. Dosa manusia dengan Allah akan terampuni sepanjang ia hidup sudah bertaubat. Akan tetapi, dosa kepada sesama manusia belum Allah ampuni jika belum memberi maaf atau saling memaafkan.
“Tidaklah Allah memberi tambahan kepada seorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan.” (HR. Muslim).
Dan ketika kita sudah meminta maaf kepada orang tersebut tetapi tidak dimaafkan, caranya adalah dengan terus meminta maaf. Jika tidak bisa dengan cara satu, cari cara yang lain agar orang tersebut memaafkan. Jangan berhenti untuk terus meminta maaf sampai dimaafkan, kalau orang tersebut tetap tidak mau memaafkan, maka berdoalah kepada Allah agar Allah berkenan untuk memamaafkan atas dosa dosanya. Demikian, semoga Allah betrkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaiku wrwb.