Melihat Adanya Kemaksiatan

Akhlaq, 6 Oktober 2024

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz..

Apabila kita melihat ada kerabat kita yang melanggar norma adat dan agama dan kita sudah berusaha menasehati tapi tidak didengar apakah yang kita lakukan lagi? Jika mereka tetap saja tidak mendengar nasehat kita apakah kita ikut dosa?

Terima kasih sebelumnya atas jawaban ustadz..?



-- Diah (Pasuruan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Kewajiban seorang mukmin adalah menasehati saudaranya yang melakukan kesalahan dengan cara yang bijaksana. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memberikan tingkatan urutan dalam mengingkari kemungkaran. Beliau Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من رأى منكم منكرا فليغيره بيده . فإن لم يستطع فبلسانه . فإن لم يستطع فبقلبه .وذلك أضعف الإيمان

“Barang siapa yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan lisannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman” (HR. Muslim, no.49).

Dan kalau kewajiban tersebut sudah dilakukan, tetapi yang diberi nasehat tidak menghiraukan nasehatnya, maka telah gugurlah kewajibannya, dan dia tidak pernah dituntut hasil dari nasehatnya, artinya apabila orang yang diberi nasehat tetap melakukan kesalahannya, maka pemberi nasehat tidak ikut berdosa karenanya

Demikian, semoga Allag betkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamju 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA