Apa Harus Mandi

Thaharah, 3 April 2025

Pertanyaan:

Kalau masturbasi klitoris tapi tidak memasukkan jari ke vagina, dan tidak ada cairan juga yg keluar, hanya merasakan kenikmatan saja apakah harus tetap mandi besar? Sedangkan syarat mandi itu keluar mani



-- Sintia (Kabupaten Tangerang)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.
 
Perbuatan onani (masturbasi), sangat jelas merupakan perilaku buruk. Hukumnya haram sebab merupakan jalur yang salah dalam pelampiasan hasrat seksual. Allah hanya menghalalkan pelampiasan hasrat seksual lewat dua jalur, pernikahan atau tasarri (berhubungan dengan budak wanita milik sendiri). Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ. إِلاَّ عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ. فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Mukminun: 5–7)

Jika masturbasi dilakukan pada klitoris tanpa dimasukkan ke dalam vagina dan tidak ada cairan yang keluar, maka tidak wajib untuk mandi besar. Mandi besar hanya wajib jika ada ejakulasi atau keluar mani, atau jika terjadi penetrasi. 
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA