Konsultasi Mimpi

Lain-lain, 14 Juli 2025

Pertanyaan:

Assalamualaikum wrwb.

Saya mau tanya, saya bermimpi mungkin bertemu nabi muhammad SAW dalam sebuah masjid yang ramai, didalam mimpi itu saya berada di kerumunan kemudian ada satu orang yang mengajarkan shalat dan memberi tuntunan jika keingingan ingin di kabulkan maka lakukanlah sholat, orang disebelah saya melakukan sholat dan keinginannya terkabul, kemudian saya tanya beliau yg selesai sholat tersebut, "siapa imam atau orang yg sedang mengajarkan kita  itu?", beliau menjawab nabi muhammad SAW. Setelah itu saya mencoba menemui atau mengejar imam tersebut tetapi tidak saya dapatkan, tetapi ketika saya mengejar beliau, beliau menjatuhkan atau memberikan sebuah benda berwarna merah dan cream berbentuk bulat seperti obat dan kental. Kemudian saya pulang kerumah dan menaruh obat tersebut di segelas air dan meminumnya. Setelah air tersebut diminum saya dapat melihat wajah seseorang beserta organ dalamnya. Kemudian saya terbangun.

Saya kebingungan tolong berikan tafsir atas mimpi saya tersebut, terimakasih..



-- Fikri (Cirebon)

Jawaban:

Wa’alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Dalam Islam, mimpi dibagi menjadi tiga jenis, sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ:

  1. Mimpi yang membawa kabar gembira dari Allah
  2. Mimpi yang merupakan bunga tidur (hasil dari pikiran atau kondisi yang dialami saat terjaga)
  3. Mimpi yang datang dari gangguan setan, yang biasanya membuat gelisah dan menakutkan

Rasulullah ﷺ bersabda:

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، الحَسَنَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ الرَّجُلُ بِهَا نَفْسَهُ، وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِ

"Mimpi itu ada tiga macam: mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi yang muncul karena pikiran manusia sendiri, dan mimpi menyedihkan yang berasal dari setan. Jika salah seorang dari kalian mengalami mimpi yang tidak disukai, maka jangan diceritakan kepada siapa pun, bangunlah dan salatlah." (HR. Muslim)

Terkait dengan makna mimpi yang Anda alami atau tanyakan, kami tidak dapat memberikan tafsiran yang pasti, karena penafsiran mimpi bukanlah sesuatu yang mutlak dan hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki ilmu dan hikmah dalam hal tersebut. Wallahu a’lam bish-shawab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc