Suami Mendiamkan

Pernikahan & Keluarga, 16 Agustus 2025

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz...

Saya seorang istri,  yg setiap kali suami punya masalah dia pasti mendiamkan saya selama beberapa hari. Pdhal dia bermasalah nya dg org lain.  Saya paham betul karakter suami seperti apa kl lagi ada masalah. Satu dua hari saya berusaha diam juga dg maksud memberikan waktu dia utk bisa berfikir aga fikiran nya bisa segera tenang. Tp ini sudah lebih dr tiga hari dia diamkan saya. Saya coba buka obrolan Tp dia selalu bilang "udah diem,  jgn bnyk omong dulu.  Saya lalu pusing ". 

Ok, dia boleh pusing Tp setidaknya dia jgn perlakuan saya sbg istri nya seperti ini.  Saya punya perasaan Tp dia g pernah ngertiin perasaan saya. Tiap shalat saya selalu menangis atas perlakuannya. 

Saya mau tanya ustadz,  sbg seorang istri saya harus bersikap seperti apa kl suami diamkan saya selama lebih dr 3 hari? Bukannya dlm islam itu termasuk tindakan dzolim 



-- Nur Fazri (Depok)

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Ada satu hal penting yang perlu diketahui oleh para istri, yaitu sifat dasar laki-laki ketika menghadapi tekanan atau masalah. Secara umum, laki-laki cenderung membutuhkan waktu untuk menyendiri dan diam dalam rangka menenangkan diri serta mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapinya.

Hal ini berbeda dengan perempuan. Ketika seorang perempuan mengalami tekanan atau masalah, biasanya ia justru membutuhkan teman bicara untuk menceritakan isi hati dan meluapkan perasaannya.

Karena itu, jika suami Anda mendiamkan Anda karena sedang menghadapi masalah dengan orang lain, tekanan pekerjaan, atau kesulitan lainnya, maka sikap terbaik adalah bersikap biasa saja. Biarkan ia memiliki ruang untuk menenangkan diri. Jangan mendesaknya dengan banyak pertanyaan atau memintanya segera bercerita. Jika Anda memaksa, bisa jadi justru membuatnya semakin marah atau merasa tertekan, sehingga keluar ucapan, “Udah diem, jangan banyak omong dulu, saya lagi pusing.”

Dalam kondisi seperti itu, cukup tunjukkan perhatian melalui hal-hal sederhana: siapkan makan dan minumnya, sambut dengan sikap ramah, dan berperilakulah seolah tidak ada masalah. Sikap diam seperti ini wajar bagi laki-laki, dan suami Anda bukan satu-satunya yang bersikap demikian.

Namun, apabila suami mendiamkan Anda karena marah kepada Anda, maka jadikan itu sebagai teguran untuk melakukan introspeksi. Periksa kembali sikap atau ucapan Anda, lalu perbaiki dan mintalah maaf jika memang ada kesalahan.

Demikian yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish-shawab.(as)



-- Amin Syukroni, Lc