Assalamu'alaikum. Saya ingin sekali mendapat penjelasan atas kekhawatiran saya. Saya tetiba teringat akan perilaku saya yang tidak sesuai ajaran agama. Waktu itu saya sedang bercanda dengan teman saya via chat, namun teman saya mengetik hal yang sebetulnya saya tahu sudah kelewatan dengan menjadikan Ka'bah yang mana adalah tempat yang suci bagi umat Islam sbg bahan candaan. Tetapi pada saat itu karena saya cukup kaget dengan ketikan teman saya tsb saya diam dan tidak menegurnya. Saya cukup shock sebetulnya karena tidak menyangka teman saya akan berucap seperti itu, dan karena saya jg mungkin ada rasa sungkan untuk spontan menegur saya hanya membalas dengan emoji tertawa. Dan sekarang ketika saya teringat kejadian itu lagi, saya jadi takut apakah saya termasuk sudah menghina Allah dan Islam? Lalu bagaimana untuk memperbaiki ini? Sedangkan bukti chat jg sudah dihapus dan kejadiannya jg kurang lebih sdh 3 tahun lalu. Tolong penjelasannya. Terima kasih ?
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Pengingkaran anda dengan hati terhadap perbuatan teman anda yang menjadikan Ka'bah sebagai bahan candaan itu sudah benar, yang semestinya harus anda lakukan saat anda menerima chat dari teman tersebut langsung membalas chatnya dengan menasehatinya dengan cara yang bijaksana dan baik dan bukan dengan mengirmkan emoji tertawa. Tetapi perbuatan anda tersebut in syaa Allah tidak termasuk dalam kategori menghinan Allah atau Islam, namun perlu anda sesali, berjanji untuk tidak mengulanginya dan banyak beristighfar kepada Allah
Demiian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.