Najis Kotoran Cicak

Thaharah, 3 Desember 2025

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Saya merasa saya sudah terkena was-was yang cukup mengkhawatirkan terhadap kotoran cicak karena di rumah saya banyak sekali cicak. Sudah dibersihkan tp kotorannya muncul terus. Awalnya saya tidak seperti ini karena saya dan orang-orang di keluarga saya menganggap kotoran cicak tidak najis baik itu yg kering atau basah. Tapi saya mencoba cari tau di internet dan dibilang bahwa kotoran cicak itu najis. Sejak saat itu saya jadi takut berlebihan, takut tidak bersih dari najis kotoran cicak apalagi sering ada kotoran cicak di lantai tempat saya sholat. Saya sampai stress perkara takut akan najis kotoran cicak ini. Kemudian saya baca bahwa ada pula Mazhab yg menganggap kotoran cicak tidak najis, saya berusaha untuk lepas dari was-was ini dgn meyakini kotoran cicak tidak najis berdasarkan Mazhab yg bilang bahwa kotoran cicak tidak najis. Tapi sebetulnya apa yang harus saya lakukan? Mohon penjelasannya karena saya capek jg terhadap was-was ini.. 

Terima Kasih 



-- AA (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Kotoran cicak tergolong najis yang masih diperselisihkan, dan menurut pendapat Imam Syafi termasuk najis. Namun, perasaan was-was yang anda alami menunjukkan adanya permasalahan lain terkait kecemasan berlebihan, yang dalam Islam dikenal sebagai penyakit was-was atau washwasah (pikiran obsesif-kompulsif).
 
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan: 
 
1. Dalam madzhab Syafi'i kotoran cicak adalah najis, sama seperti kotoran hewan lain yang darahnya mengalir, dan dalam madzhab Maliki kotoran cicak termasuk najis yang dimaafkan.
Dan dengan membersihkannya adalah langkah yang dianjurkan, untuk menjauhkan diri dari keraguan.
 
Penting untuk diingat bahwa was-was atau kecemasan berlebihan bisa menjadi tantangan yang sulit. Mencari cara untuk mengelola kecemasan ini adalah langkah yang baik. Fokus pada solusi praktis di rumah dapat membantu mengurangi sumber kekhawatiran. Membersihkan kotoran cicak secara rutin dan mencari cara untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah dapat membantu mengurangi paparan. Menggunakan alas shalat yang bersih juga bisa memberikan ketenangan pikiran saat beribadah.
Jika perasaan was-was ini terus berlanjut dan mengganggu kehidupan sehari-hari, berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental (psikolog atau psikiater) untuk mendapatkan penanganan yang tepat bisa menjadi langkah yang sangat membantu.
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA