Membetulkan Sarung

Sholat, 2 Februari 2026

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Ustadz,

Saya (pria) pagi ini tidak pakai celana/celana dalam (karena kotor), dan langsung dibalut sarung. Saya shalat ke mushalla, dan menjelang shalat, sarungnya agak longgar, dan saya membetulkan sarung, mungkin sekitar 10 atau 15 detik. Cukup tersembunyi dari keramaian (saya sendiri di mushalla), tapi (maaf) saat membetulkan sarung, sedikit terbuka hingga tampak kemaluan sesaat. Pertanyaan saya, apakah berdosa? Apakah termasuk istihza?

Terima kasih sebelumnya.



-- GR (Depok)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Dalam situasi ini, tindakan anda kemungkinan besar tidak dianggap berdosa secara sengaja, karena didasari oleh keadaan darurat (tidak ada pakaian lain yang bersih) dan ketidaksengajaan terbukanya aurat saat sedang shalat.
 
Beberapa poin penting:
  • Menutup aurat adalah salah satu syarat sahnya shalat bagi laki-laki maupun perempuan. Batas aurat laki-laki adalah antara pusar hingga lutut.
  • Jika aurat terbuka tanpa disengaja saat shalat, shalat tetap sah asalkan segera ditutup kembali. Para ulama berpendapat bahwa jika terbukanya aurat hanya sesaat dan langsung diperbaiki, shalatnya tidak batal.
  • Anda tidak memakai celana/celana dalam karena kotor. Ini adalah kondisi yang memaksa, dan anda sudah berusaha menutup aurat dengan sarung.
Dalam kasus anda, unsur kesengajaan untuk membuka aurat atau pamer tidak ada, sehingga in syaa Allah tidak berdosa/
 
Tidak, tindakan anda sama sekali tidak termasuk istihza' (mengolok-olok atau menghina agama).
Istihza' adalah tindakan merendahkan, mengejek, atau menghina syariat, simbol, atau ajaran agama Islam secara sengaja dan sadar.
Tindakan anda membetulkan sarung karena longgar adalah tindakan yang wajar untuk menjaga agar aurat tetap tertutup dan shalat tetap sah. Terbukanya kemaluan sesaat adalah sebuah kecelakaan atau ketidaksengajaan, bukan bentuk penghinaan terhadap agama.
 
Demikian, semoga ASllah berkenan untuk memberikan kemudahan, taiufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA