Pembayaran Zakat Maal

Zakat, 23 Februari 2026

Pertanyaan:

Assalaamu'alaikum wr.wb, Ustadz mau bertanya

Misal, saya telah memiliki harta sebesar X dan dikeluarkan zakat maal-nya di bulan a ( setelah nisab dan haulnya terpenuhi). Kemudian setelah beberapa tahun saya mendapatkan harta sebesar Y, sdh nisab tapi belum haul, setelah haulnya terpenuhi saya keluarkan zakat maal-nya di bulan b. 

Apakah pengeluaran zakat maal berikutnya adalah zakat maal harta X+Y  dikeluarkan pada bulan a, atau tetap dikeluarkan masing-masing pada bulan yg berbeda? Mohon pencerahannya Ustadz. Terima kasih sebelum dan sesudahnya. 



-- Hanik (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr.wb.
 
Zakat maal atas harta X dan Y seyogyanya disatukan pengeluarannya (diakumulasikan) mengikuti haul harta yang pertama (bulan A ) 
Jadi, Apabila memiliki harta yang telah mencapai nishob, maka harta baru yang didapat langsumg digabungkan dengan harta lama yang telah mencapai nishob.
 
Berikut adalah pencerahannya:
  • Penyatuan Haul (Qiyas/Penyamaan): Saat harta Y mencapai nisab, Anda bisa langsung menambahkan Y ke X dan zakatnya dikeluarkan bersamaan pada bulan A.
  • Keuntungan Penyatuan: Mengeluarkan zakat di bulan A (saat harta X haul) lebih utama karena mempercepat penyaluran hak fakir miskin.
  • Kaidah: Prinsip utamanya adalah semua harta yang mencapai nisab wajib dikeluarkan.                                                                                                            Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-NyaWallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA