Mengucap Aamiin Qunut

Sholat, 15 Maret 2026

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz, saya mau bertanya apa hukumnya jika ada seseorang yang ia mengucap aamiin saat imam memuji Allah saat qunut yang mana hal itu bukan doa, karena ia tidak tahu dan lupa, ia sudah berhati² hanya mengucap aamiin pada doa saja namun ada lafadz yg tidak ia ketahui ternyata itu adalah pujian kepada Allah, menjelang akhir qunut ia sadar bahwa mungkin dia diam saja ketika tidak tahu arti bacaan yang dibaca imam karna takut salah dalam mengaminkanq

bagaimana hukum yang dia mengucap Aamiin saat imam memuji Allah ustadz ? ia sudah tahu hukum nya namun tidak tahu bahwa lafadz tersebut ternyata pujian, ia merasa berdosa karena ia lalai dan kurang perhatian dalam hal ini, apakah ini dosa besar atau bagaimana hukum dosanya ? sampaikah pada derajat kafir dalam hal ini ? 

Terimakasih



-- N (Surabaya)

Jawaban:

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.
 
Terkait pertanyaan anda, berikut adalah jawabannya berdasarkan fiqih Islam:
 
1). Secara hukum, memang benar bahwa makmum sebaiknya hanya mengaminkan bagian doa dalam qunut, bukan pujian kepada Allah. Namun, jika seseorang mengaminkan pujian karena tidak tahu, lupa, atau tidak mengerti artinya, maka shalatnya tetap sah dan ia TIDAK BERDOSA.
  • Alasannya: Allah mengampuni kesalahan yang didasari kelupaan atau ketidaktahuan (jahl). Dalam Islam, ada kaidah: "Sesuatu yang dilakukan karena lupa atau tidak tahu hukumnya dalam shalat, tidak membatalkan shalat tersebut".
2). Apakah Ini Dosa Besar?
Sama sekali bukan dosa besar, bahkan bukan dosa kecil. Itu adalah kesalahan manusiawi dalam ibadah yang didasari ketidaktahuan. Tidak ada unsur kesengajaan untuk meremehkan atau melecehkan Allah.
 
3). Sampaikah pada Derajat Kafir?
Jawabannya: TIDAK SAMA SEKALI.
  • Orang yang mendoakan Allah dengan pujian aamiin karena ketidaktahuan tidak menjadikan orang tersebut keluar dari Islam.
  • Mengaminkan pujian itu salah secara fiqih, namun tidak berkonsekuensi pada kekafiran (murtad). Kekafiran terjadi jika seseorang dengan sadar dan sengaja berniat merendahkan Allah, yang mana hal ini sangat jauh dari keadaan yang disebutkan.
4). Sikap yang Benar Selanjutnya
Rasa penyesalan yang dirasakan adalah bentuk bertaubat. Lakukan hal berikut:
  • Belajar: Pelajari arti doa qunut secara keseluruhan, terutama bagian pujian seperti: "...fainnaka taqdhi wala yuqdha ‘alaik..." dan seterusnya.
  • Diam/Subhanallah: Ketika imam membaca bagian pujian tersebut, makmum cukup diam mendengarkan, atau membaca Subhanallah (Maha Suci Allah).
Saudara tidak perlu khawatir berlebihan. Allah Maha Pengampun. Kesalahan karena lupa dan tidak tahu dimaafkan. Tetaplah semangat belajar fiqih shalat agar ibadah lebih sempurna.
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, tauifiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bish-shawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA