Pernyataan Talak

Pernikahan & Keluarga, 15 Maret 2026

Pertanyaan:

Assalamu 'alaikum Ustadz, Insya Allah selalu diberi kesehatan, Aamiin 
Bismillah, Ustadz izin bertanya perihal pernyataan talak yang sy alami, Dimana pada tahun 2018, kami bertengkar yang cukup besar sehingga menyebabkan suami sangat marah (suami agak mudah emosi) dan mengucapkan kata cerai kepada saya,,Suami mengatakan khilaf dan tidak berniat sungguh2 mengucapkannya, dan kembali bersama,,

Berjalannya waktu ada permasalahan keluarga dari keluarga sy, dimana saudara2 sy memengaruhi ibu sy dan bahkan ibu pada saat membenci sy dan suami,,Dalam kurun waktu 1 tahun kami berupaya meminta maaf dan dapat berhubungan kembali dengan baik, akan tetapi tetap tidak menghasilkan hal yang baik bahkan semakin ada drama2 baru,,Sehingga disuatu moment suami sempat marah kepada ibu sy hal ini menambah ibu sy marah kepada kami (pdhal beliau yang memancing suami marah),, Hal ini pun bertambah masalah lagi dimana saudara sy mengirim WA kepada suami dengan memaki dan menekan kepada suami untuk meninggalkan sy atas perintah ibu sy,,Sehingga kami menemui ibu sy, namun sikap dan perilaku ibu sy membuat suami sy tersinggung dan mengucapkan kami berpisah (hal ini kami tidak ada masalah apa pun, ini murni suami tertekan dengan sikap ibu sy),,,sebelumnya ibu sy tinggal bersama kami kurang lebih 11th, tp tidak ada kebalikan utk kami, sehingga ibu sy tetap tidak reda emosinya,,,

Walaupun suami mengungkapkan hal tersebut, ibu sy dan saudara sy tidak ada satu pun yang menghubungi sy bahkan sy diblock oleh semuanya,,sehingga suami iba terhadap sy dan kami bersama kembali,,Walau sampai hari ini ini ibu serta keluarga sy tetap tidak mau berhubungan dgn sy,,(sedih rasanya)

Dengan kondisi ini, kami bbrpa kali bertengkar dan sy selalu mengucapkan ya sdh kita berpisah,,Sehubungan dengan seringnya sy mengucapkan ini suami pemengucap dalam hati apabila sy mengucapkan lg akan menjadi sah,,
Hingga kami berselisih paham kembali dan sy mengatakan siap berpisah dan suami mengatakan ya sudah berpisah ya kita bercerai,,Tp setelah itu kami berdua menyesal,, 
Pak Ustadz mohon pencerahannya perihal ini,,



-- Rosyi (Bekasi)

Jawaban:

Bila berkenan, silahkan lakukan konsultasi via online 081703357795



-- Amin Syukroni, Lc