Assalamualaikum ustadz saya ingin bertanya, saya sempat membaca postingan yang mengatakan bahwa kita bisa murtad tanpa disadari karena perkataan yang dianggap kufur, setelahnya saya takut dan mengatakan "oh my god, aku murtad" (seperti bertanya sendiri), apakah ketika saya mengucapkan kalimat itu saya murtad? Terima kasih, sekian wassalamualaikum.
Waalaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.
Perlu dipahami bahwa Islam adalah agama yang luas dan penuh rahmat. Seseorang tidak keluar dari Islam semudah itu hanya karena sebuah lintasan pikiran atau ucapan yang muncul akibat rasa takut atau was-was yang berlebihan.
Terkait kekhawatiran anda, berikut adalah beberapa poin untuk menenangkan hati anda :
1). Niat dan Kesadaran
Dalam Islam, segala sesuatu dinilai berdasarkan niatnya (Innamal a'malu bin niyat). Ketika Anda mengucapkan "Oh my God, aku murtad?", ucapan tersebut bukanlah sebuah pernyataan keyakinan untuk keluar dari agama, melainkan sebuah pertanyaan atau ungkapan kekhawatiran karena rasa takut. Kalimat yang muncul sebagai bentuk kepanikan tidak otomatis membatalkan keimanan seseorang.
2). Penyaakit Was-was
Rasa takut yang sangat besar hingga membuat seseorang mempertanyakan keimanannya sendiri sering kali berasal dari was-was (bisikan keraguan). Para ulama menjelaskan bahwa rasa benci atau takut terhadap kekufuran sebenarnya adalah tanda keimanan yang jelas. Jika Anda tidak beriman, Anda tentu tidak akan merasa takut atau peduli sama sekali.
3). Kaidah Fiqih tentang Keyakinan
Ada sebuah kaidah penting dalam fikih:
"Keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan keraguan."
Anda adalah seorang Muslim secara yakin. Maka, status keislaman Anda tidak bisa gugur hanya karena keraguan, ketakutan, atau ucapan yang tidak disengaja untuk tujuan keluar dari Islam.
Langkah yang seyogyanya dilakukan :
Abaikan Rasa Takut Berlebih: Semakin anda memikirkannya, syaitan akan semakin memberikan rasa was-was. Yakinlah bahwa Allah Maha Tahu isi hati anda.
Ucapkan Syahadat untuk Ketenangan: Jika anda merasa sangat tidak tenang, tidak ada salahnya mengucapkan dua kalimat syahadat kembali. Bukan karena anda telah murtad, tetapi sebagai dzikir untuk menenangkan jiwa dan memperbarui komitmen kepada Allah.
Berlindung kepada Allah: Perbanyak membaca Ta'awudz (A'udzu billahi minash shaytanir rajim) saat pikiran buruk itu datang.
Kesimpulannya, insyaAllah anda tidak murtad hanya karena ucapan refleks akibat rasa takut tersebut. Tetaplah istiqomah dan jangan biarkan rasa was-was menghambat ibadah anda.
Demikian, semoga ASllah betrkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridhjo-Nya
Wallahu a'lam bish-shawab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.