Pertanyaan:
Belakangan ini saya merasa sangat kesulitan saat beribadah. Saat wudhu saya terus merasa air untuk membasuh belum rata, terutama saat membasuh wajah. Saat buang air juga saya selalu merasa ada percikan yang mengenai area paha, dan saat istinja juga saya selalu merasa najisnya masih ada, sehingga saya malah membasuh setengah badan, hingga lantai juga.
Saat sholat juga saya begitu kesulitan. Saya sering merasa niat saya belum benar hingga mengulang takbir berkali-kali. Untuk bacaan Al-fatihah juga saya merasa makhraj hurufnya belum benar, dan mengulang kembali bacaannya. Semua ibadah itu memakan waktu yang begitu lama hingga saya frustasi, dan kelelahan. Bagaimana saya harus mengatasi ini? Saya sudah mencoba membaca taawudz dan meludah ke kiri 3 kali sebelum sholat, tapi saya masih begitu kesulitan dalam membaca bacaan sholat.
--
Olif (Bandung )
Jawaban:
Asssalaamu 'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Kesulitan yang anda alami disebut was was (gangguan keraguan yang berlebihan).
Dalam Islam, obat utamanya adalah melawan dan mengabaikan keraguan tersebut. Syaitan memang bertujuan membuat anda frustasi dan lelah dalam beribadah.
Berikut adalah panduan untuk mengatasi dan menyembuhkan kondisi ini :
1). Aturan Bersuci (Thaharah & Wudhu)
- Yakinlah pada air yang mengalir: Saat berwudhu, cukup basuh wajah atau anggota wudhu dan ratakan dengan tangan. Jika air sudah mengalir dan menyentuh kulit, hukumnya sudah rata dan sah. Jangan mengulang-ulang.
- Islam adalah agama yang mudah. Jika merasa ada percikan air kencing, cukup percikkan/cipratkan air ke celana atau paha setelah buang air kecil. Jika ada keraguan sedikit pun, abaikan saja karena itu hanya bisikan.
- Membasuh hingga setengah badan dan membasahi lantai adalah perbuatan berlebihan yang dilarang. Basuhlah najis secara normal, bila bekas najis (warna/bau) telah hilang, maka lantai dan pakaian sudah suci.
- Lakukan niat dalam hari sebelum atau bersamaan dengan takbiratul ihram (mengucapkan Allahu Akbar). Lakukan cukup satu kali dan langsung teruskan membaca doa iftitah. Jangan mengulang-ulang takbir, karena ini adalah trik utama syaitan.
- Standar makhraj huruf dalam shalat adalah sekiranya huruf-huruf tersebut dibaca sesuai dengan bunyi aslinya dan tidak mengubah makna fatal. Tidak perlu sempurna seperti qori profesional. Jangan mengulang-ulang bacaan meskipun anda merasa kurang pas. Teruskan saja bacaannya, dan shalat anda tetap sah.
- Jika anda ragu apakah suatu rukun sudah sah atau belum setelah selesai shalat, abaikan keraguan tersebut dan anggaplah shalat anda sah.
3). Anda sudah mencoba taawudz dan meludah ke kiri, namun ada beberapa kunci tambahan dari ulama untuk mengobati was-was tingkat lanjut :
- Obat paling ampuh adalah tidak peduli dengan bisikan yang membuat ragu. Ketika anda mulai ragu, langsung lawan dengan keyakinan bahwa wudhu dan shalat anda sah.
- Alih-alih tertekan, banyak-banyaklah membaca Surat An-Nas dan Al-Falaq yang secara spesifik diturunkan untuk meminta perlindungan dari bisikan syaitan.
- Melawan was-was membutuhkan latihan dan kesabaran yang tidak bisa instan.
Untuk menambah pemahaman fikih anda terkait kemudahan dalam beragama, sangat disarankan untuk membaca panduan dari sumber terpercaya seperti artikel tentang Mengatasi Bisikan Waswas atau menyimak penjelasan ulama mengenai Solusi Menghilangkan Waswas dalam Shalat.
Jangan biarkan rasa frustasi membuat anda enggan beribadah. Yakinlah bahwa Allah menghendaki kemudahan bagi umat-Nya. Apabila kesulitan ini masih terus berlanjut hingga mengganggu aktivitas harian, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan ahli agama (kyai/ustadz) maupun profesional kesehatan
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberiukan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA