Pertanyaan:
Assalamualaikum ustadz, terima kasih telah menjawab pertanyaan saya yang sebelumnya terkait hadiah dari kecurangan harus dikembalikan ke sekolah lama, sekolah itu masih ada, tapi saya rasa sulit untuk mengembalikannya, sebab saya lulus dari bertahun tahun yang lalu, barangnya sudah tidak ada, gurunya juga sudah berubah, jika saya mengembalikan pasti menimbulkan kebingungan apalagi jika secara anonim (saya tidak tau rekening sekolah), dengan orang ketiga, atau diam diam ke sekolah akan lebih mencurigakan, apakah jika langsung bersedekah sekiranya senilai dengan hadiah tersebut atas nama "yang seharusnya mendapatkan" tidak boleh ustadz, karena saya juga dicurangi dan berhak mendapat hadiah lain tapi tidak pernah ada yang meminta maaf? Terima kasih
--
Hamba Allah (Kota Tua)
Jawaban:
Wa'alaikumussalaam warahmatullahi wa barakaatuh
In syaa Allah boleh dan sah-sah saja bersedekah senilai harga barang tersebut, namun niatkan sedekahnya sebagai wujud mengganti hak milik orang yang berhak, bukan sebagai pengganti atas perbuatan curang yang anda alami.
Harta yang bermasalah atau hak milik orang lain yang tidak bisa dikembalikan secara langsung (misalnya karena pemilik atau pihak sekolah tidak mungkin ditemui lagi) dapat disalurkan melalui sedekah. Dalam fikih muamalah, langkah ini disebut sebagai takhallush (melepaskan diri dari harta yang bukan hak) kepada fasilitas umum atau fakir miskin.
Berikut panduan langkah yang bisa anda terapkan:
- Saat bersedekah, niatkan dalam hati: "Ya Allah, saya sedekah ini untuk mengganti hak (nama orang yang berhak) yang dulu hadiahnya tidak sampai kepadanya,"
- Berikan sedekah tersebut kepada fakir miskin, pembangunan fasilitas umum (seperti toilet atau saluran air), atau lembaga amal.
- Terkait kepada siapa pahalanya mengalir, pahala dari sedekah tersebut insyaallah akan langsung dicatat untuk "yang seharusnya mendapatkan" hadiah itu.
- Mengenai kecurangan dan ketidakadilan yang anda terima (di mana anda juga berhak namun tidak ada yang meminta maaf), serahkan sepenuhnya kepada keadilan Allah. Sakit hati atau dendam yang disimpan justru akan merugikan batin anda sendiri. Bersedekah dengan ikhlas akan membantu membersihkan hati dan mengganti kekecewaan anda dengan pahala.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA