Mandi Wajib & Kotoran Kuku

Thaharah, 25 Juni 2026

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Saya ingin bertanya perihal sah atau tidaknya mandi bersih/wajib. Jadi saya mandi bersih dari haid sekitar jam 6 sore. Saya lupa mengecek kuku kaki saya, apakah kotoran kuku sudah bisa di hilangkan atau tidak? Dan memang 3 hari belakangan ini say tidak ada memeriksa kuku kaki saya karena memang habis di potong dan dibersihkan, walaupun tidak bersih betul karena saya sudah mencoba untuk benar-benar menghilangkan kotorannya tapi sulit karena menempel di daging.

Lalu saya teringat hal ini ketika setelah sholat magrib, tapi saya berpikir "ahh paling belum bisa dikeluarkan juga kotorannya, yang ada bikin kaki sakit atau luka". Lalu saat jam 9 saya cek kuku kaki tersebut, memang masih pendek dan sebagian besar masih bersih, namun di ujung kuku kaki itu ada bagian kecil yang ada kotoran kakinya yang agak tebal. Saya coba keluarkan memang susah sih, bahkan harus saya sobek/potong dulu ujung baru bisa dikeluarkan soalnya kukunya masih terbilang pendek atau hanya sedikit sekali diatas daging, sementara kotorannya benar-benar menempel di daging. Nah ini yang buat saya was-was. Apakah mandi bersih/wajib yang saya lakukan pada jam 6 sore tadi sah atau justru saya harus mengulangnya? Terima kasih atas perhatiannya 

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 



-- H.A (Paser)

Jawaban:

Assalaamau 'alaikum wrwb.

Mandi wajib anda sah dan perlu untuk diulang
Dalam Islam, sisa kotoran di kuku yang sulit dihilangkan dan sedikit jumlahnya dimaafkan, apalagi jika membersihkannya berisiko menimbulkan rasa sakit atau luka.
 
Berikut adalah detail penjelasan fiqih terkait situasi anda:
  • Menurut mayoritas ulama, kotoran yang menempel di sela-sela atau di bawah kuku yang sangat sulit dibersihkan ditoleransi dan dimaafkan (ma'fu), sehingga tidak menghalangi sahnya mandi wajib. 
  • Keraguan anda karena khawatir melukai daging sudah tepat. Islam sangat melarang tindakan yang menyakiti atau melukai diri sendiri, sehingga mengutamakan keselamatan daripada memaksakan kebersihan ekstrem. 
  • Untuk bagian kotoran yang tebal di ujung yang baru saja anda congkel atau potong, yang perlu anda lakukan hanyalah membasuh area bekas kotoran tersebut dengan air. anda tidak perlu mengulang seluruh proses mandi wajib. 
Sebagai tambahan, untuk memastikan kebersihan jasmani di waktu-waktu mendatang, anda tetap dianjurkan membersihkan kotoran kuku sebisa mungkin sebelum atau sesudah mandi wajib, asalkan tidak menyakiti diri sendiri
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA