Belajar Dengan AI

Fiqih Muamalah, 27 Juli 2026

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz, saya ingin bertanya apakah belajar dengan AI hukumnya haram? Belakangan ini saya melihat isu bahwa AI melanggar hak cipta. Saya sendiri sudah lama belajar matematika dengan AI. Lalu bagaimana dengan catatan yang saya ambil dari AI tersebut dan bagaimana dengan logika matematika yang sudah terbentuk? Saya sendiri juga mulai melihat cara belajar yang lain yaitu dengan berlangganan bimbel online. Namun, muncul lagi pertanyaan. Bukankah jika saya membayar langganan misal (chanel di youtube) maka saya mendanai youtube yang pro terhadap israel? Ini sangat membingungkan sekali ustadz.



-- Hamba Allah (Depok)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam warahmatullahi wa barakaatuh.

Belajar matematikan dengan AI tidak diharamkan, catatan yang diambil tetap halal untuk digunakan, dan logika matmatika yrng terbentuk adalah ilmu yang sah. Mengenai dilema langganan platform digital, hukum asal bermuamalah adalah mubah (boleh) selama tidak ada niat untuk mendukung kedzaliman, dan anda bisa beralih ke alternatif lokal jika merasa ragu.

Hukum Belajar dan Catatan dari AI
  • AI adalah media atau alat bantu (wasilah) belajar. Hukum asalnya mubah selama digunakan untuk hal yang baik seperti memahami ilmu pasti (matematika).
  • Isu hak cipta pada AI menyangkut sistem pelatihan data oleh perusahaan pembuatnya, bukan dosa atau keharaman bagi individu yang mengambil manfaat ilmu atau rumus dasarnya.
  • Ilmu hitung dan logika murni bersifat objektif dan universal. Pengetahuan atau pemahaman yang anda dapatkan sah, murni, dan tidak tercemar status hukum apa pun.
Dilema Langganan Bimbel atau Platform Digital
  • Jika langganan tersebut adalah sarana mendesak untuk menuntut ilmu dan belum ada pengganti lokal yang sepadan, para ulama memberikan kelonggaran atas dasar hajat (kebutuhan).
  • Jika keraguan di hati anda sangat besar, langkah terbaik adalah menghentikan langganan berbayar tersebut dan mencari platform edukasi, bimbel lokal, atau kanal alternatif yang aman dari afiliasi yang meragukan.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA