Iman.

Aqidah, 23 Agustus 2026

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum tadz. Bagaimana cara mengembalikan iman yang turun? Atau bagaimana cara meminta pertolongan Allah Agar Iman itu kembali? Ada kalanya iman itu datang dan pergi? Bagaimana cara mempertahankannya? Bagaimana cara bertaubatnya? 

 



-- Hamba Allah. (Jatim)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam warahmatullahi wa barakaatuh.
 
Cara mengembalikan iman yang turun adalah dengan mendekatykan diri kepada Allah dengan meninggaktakan banyak ibadah yang wajib dan yang sunnah, banyak berdzikir, membaca Al Qur'n dan bertaubat dengan sunggu sunggu.
 
Mengapa Iman Datang dan Pergi?
  • Iman memang bisa bertambah dan berkurang, itu bagian dari karakter manusia.
  • Dengan banyak melakukan ketaatan, amal shalih, dan mengingat Allah membuat iman naik.
  • Sebaliknya dengan banyak melakukan maksiat, kelalaian, dan pengaruh lingkungan buruk membuat iman turun.
Cara Meminta Pertolongan Allah
  • Seringlah membaca doa peneguh hati.
    • "Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi 'ala dinika" (Wahai Zat yang membolak-balikan hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu).
    • Berdoalah di sepertiga malam terakhir saat shalat tahajud, dan di waktu waktu yang mustajab.
  • Akui di hadapan Allah bahwa anda tidak berdaya tanpa pertolongan-Nya.
Cara Mempertahankan Iman
  • Kerjakan shalat wajib tepat waktu dan usahakan berjamaah.
  • Berkumpullah dengan orang-orang shalih yang mengingatkan pada kebaikan.
  • Luangkan dengan sungguh sungguh waktu membaca Al Qur'an walau hanya satu halaman setiap hari, dan terus upayakan agar bisa menjadi kebutuhan
  • Jauhi dosa kecil maupun besar yang membuat hati menjadi keras.
Cara Bertaubat kepada Allah
  • Menyesal: Merasa sedih dan bersalah atas dosa yang telah dilakukan.
  • Berhenti: Tinggalkan perbuatan maksiat itu seketika.
  • Bertekad kuat: Berjanji pada diri sendiri untuk tidak mengulangi dosa tersebut.
  • Beristighfar: Membaca astaghfirullah secara rutin dan memperbanyak amal baik sebagai pengganti.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemuudahan, taufiq dan ridhjo-Nya. Wllahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb. 



-- Agung Cahyadi, MA