Pertanyaan:
Assalamualaikum ustadz izin bertanya, saya perempuan, jika saya edit foto saya yang menutup aurat menjadi laki laki apakah itu termasuk menyerupai laki laki yang mana dilarang dalam islam? Sekian terima kasih
--
Seseorang (Sebuah Tempat)
Jawaban:
Wa'alaikumussalaam warahmatullahi wa barakaatuh.
Mengubah atau mengedit foto diri sendiri dari perempuan menjadi laki-laki (misalnya menggunakan aplikasi AI atau fitur gender swap) tetap termasuk dalam larangan menyerupai lawan jenis (tasyabbuh), meskipun foto asli anda sudah menutup aurat.
Para ulama dan lembaga fatwa kontemporer menjelaskan bahwa larangan tasyabbuh tidak hanya berlaku pada tindakan fisik di dunia nyata, tetapi juga berlaku pada representasi visual digital, seperti foto, filter, maupun avatar buatan.
Alasan Hukum dalam Pandangan Islam
- Larangan Tasyabbuh (Menyerupai Lawan Jenis)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam secara tegas melarang umatnya menyerupai lawan jenis. Dalam sebuah hadits shahih riwayat Al-Bukhari disebutkan:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki." (HR. Bukhari no. 5885)
Mengedit foto wajah atau tubuh anda menjadi visual seorang laki-laki secara sengaja menciptakan representasi diri yang menyalahi fitrah gender yang telah Allah tetapkan.
- Manipulasi dan Kebohongan Visual
Mengubah identitas gender pada foto dinilai mengandung unsur mengubah ciptaan Allah (taghyir khalqillah) yang tidak memiliki udzur syar'i, serta memunculkan visualisasi yang tidak nyata (seolah-olah anda adalah seorang laki-laki).
- Kehormatan Muslimah
Meskipun foto asli anda menutup aurat, hasil editan yang menampilkan versi laki-laki dari diri anda berpotensi disalahgunakan, menjadi konsumsi publik yang tidak semestinya, atau mengaburkan batasan identitas asli anda sebagai seorang muslimah.
Kesimpulannya, demi menjaga kehormatan diri dan menghindari perkara yang dilarang agama, sebaiknya anda hindari mengedit foto dengan fitur gender swap tersebut.
Demiian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab.
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA