Assalamu 'alaikum wr wb
Perkara ghaib itu adalah perkara yang hanya diketahui oleh Allah, yang tidak pernah diberitakan kepada makhluqnya kecuali kepada sebagian Rasul-Nya yang diridhoi-Nya (lihat QS. 72.26-27)
Oleh karenanya, apabila ada seseorang selain Rasul, mengatakan bahwa ia mengetahui benda ghaib, maka pasti ada sesuatu pada dirinya, bahkan Imam Syafi'i mengatakan, bahwa orang yang demikian itu tidak diterima kesaksiannya
Dengan demikian, sebaiknya kata seorang teman tersebut, tidak perlu dipercaya apalagi diyakini.
Dekatkan diri pada Allah, dengan ibadah yang benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan berkenan membimbang kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya.
Wallahu a'lam bishshawab.
Wassalamu 'alaikum wr wb.