Pertanyaan:
Saya sering melakukan perjalanan sidoarjo-sumenep (kira2 180 Km) untuk bekerja. Saya biasa melewatkan waktu salat shubuh di dalam bis, sehingga saya biasa salat di dalam bis dalam keadaan duduk atau menunaikan salat subuh di perjalanan jika sopir bus berhenti di masjid. Pertanyaan saya, apakah tindakan saya sudah benar? mengingat saya sangat tidak nyaman jika salat di dalam bis. Jika saya harus salat di masjid saat perjalanan, susah juga karena Sopir bus pun tidak semuanya mentransitkan penumpang untuk shalat subuh. Terima kasih.
--
Elvy (Sidoarjo)
Jawaban:
Assalamu 'alaikum wrwb.
Yang paling aman, kalau bisa merubah waktu berangkatnya dengan naik bus yang berangkat sebelumnya yang diyakini ketika waktu subuh tiba, bus sudah sampai ke Sumenep, sehingga bisa sholat dengan sempurna., Atau dengan naik bus yang biasa dinaiki, tetapi turun diterminal yang diperkirakan tiba waktu sholat subuh, kemudian setelah sholat, naik kendaraan umum yang lain
Wallahu a'lam bishshowab
Wassalamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA